Instalasi
Persiapan Tempur: Instalasi & Lingkungan Pengembangan
PENDAHULUAN
Langkah pertama dalam membangun sebuah perangkat lunak adalah memiliki persenjataan yang tepat. Bagi kita, itu berarti menyiapkan Lingkungan Pengembangan (Development Environment) yang ideal untuk menulis kode standar industri.
Banyak kursus online menggunakan code editor bawaan peramban (in-browser) atau "sandbox". Alat ini memang praktis untuk sekadar coba-coba tanpa perlu menginstal apa pun. Anda mungkin akan menggunakan beberapa sandbox di tahap awal pembelajaran. Namun, jika Anda ingin lulus dari sekadar penonton tutorial dan menjadi seorang Software Engineer sungguhan,
Anda wajib beroperasi di lingkungan pengembangan nyata.
Kami tidak akan berbohong kepada Anda: menginstal perangkat lunak, paket data, editor kode, atau bahkan mengubah keseluruhan Sistem Operasi (OS) bisa terasa sangat membingungkan dan membuat frustrasi. Di sinilah filosofi Embrace the Error Anda diuji pertama kali. Pengalaman mengatur environment untuk menjalankan kode Anda sendiri adalah keterampilan dunia nyata yang tak ternilai dan akan terus Anda bawa sepanjang karier Anda.
Jika saat ini Anda sudah menggunakan macOS, Ubuntu (atau varian resmi Ubuntu) sebagai Sistem Operasi Anda, dan sudah menginstal peramban Google Chrome, Anda boleh melewati pelajaran ini. Jika tidak, tarik napas dalam-dalam, dan ikuti instruksi instalasi di bawah ini untuk membangun ruang kerja Anda.
GAMBARAN UMUM PELAJARAN Bagian ini akan memandu Anda untuk:
- Menyiapkan OS dan lingkungan yang tepat untuk mengikuti kurikulum Rolepath.
- Memahami mengapa Google Chrome adalah standar yang kita gunakan.
SISTEM OPERASI YANG DIDUKUNG
- macOS Jika Anda menggunakan Mac, Anda sudah berada di posisi yang sangat aman. Kurikulum Rolepath (seperti halnya sebagian besar ekosistem web development global) dirancang berasumsi pada sistem berbasis Unix. Dengan menginstal beberapa program tambahan, Anda siap melaju!
- Linux (Ubuntu dan varian resminya) Linux adalah OS open-source gratis yang sangat bersahabat dengan hampir semua bahasa pemrograman. Sebagian besar tools pengembangan ditulis untuk bekerja secara native di Linux. Di Linux, tools Anda akan lebih sering mendapat pembaruan, lebih mudah di-troubleshoot, dan berjalan jauh lebih mulus. Untuk memastikan komunitas kita bisa saling membantu dengan efektif, kami membatasi dukungan Linux hanya pada Ubuntu dan varian resminya. Artinya, jika Anda menggunakan distro lain (seperti Mint, Arch, atau Pop!_OS), Anda harus siap mencari solusi sendiri (ingat: Google is Your Friend).
- Chromebook Bagi pengguna Chromebook, Anda mungkin bisa menjalankan terminal Linux di perangkat Anda. Panduan detail akan disediakan di bagian tugas ChromeOS Linux.
RAGU MENGINSTAL OS BARU? (KHUSUS PENGGUNA WINDOWS) "Tunggu dulu! Kalian tidak mendukung Windows? Tapi saya sudah sangat nyaman dengan Windows saya!"
Jika Anda tidak menggunakan Mac, kemungkinan besar Anda menggunakan Windows. Perlu kami tegaskan: Windows (secara mandiri) tidak didukung secara native oleh kurikulum Rolepath maupun komunitas Discord kami. Mengapa? Karena sebagian besar infrastruktur web dan alat yang akan Anda gunakan diciptakan untuk lingkungan berbasis Unix.
Jangan panik! Ini bukan berarti Anda harus membuang Windows, atau berhenti menggunakannya untuk urusan sehari-hari. Linux bisa hidup berdampingan dengan damai di dalam satu hard drive bersama Windows.
Kami paham Anda tidak ingin kehilangan data, namun kebanyakan OS konsumen modern memang dirancang untuk menyembunyikan kerumitan dari penggunanya. Hal ini justru menyulitkan Anda yang sedang belajar menjadi developer. Menyerah hanya karena masalah instalasi adalah alasan utama banyak orang gagal keluar dari Tutorial Hell.
Masih belum yakin? Berikut adalah alasan utama mengapa Anda wajib menggunakan Linux/Unix:
- Teruji: Kami telah meriset dan menguji kurikulum ini dengan macOS, Ubuntu, dan WSL2 agar Anda bisa lebih cepat coding dan tidak habis waktu bertengkar dengan OS Anda.
- Dukungan Komunitas: Menggunakan alat standar yang direkomendasikan membuat anggota komunitas lain lebih mudah membantu saat Anda menemui error.
- Dirancang untuk Developer: Teknologi modern (seperti Node.js, Ruby, Python, dll) adalah proyek open-source yang secara eksplisit dirancang untuk berjalan di platform open-source seperti Linux.
- Bekerja Seperti Profesional: Mayoritas developer senior di dunia industri beroperasi di sistem berbasis Unix.
- Performa: Linux mengonsumsi jauh lebih sedikit sumber daya sistem (RAM/CPU) dan ruang hard drive dibandingkan Windows. Sangat ideal bahkan untuk laptop spesifikasi rendah.
MEMILIH SETUP ANDA Jika Anda pengguna Windows, Anda harus memilih salah satu dari jalur setup berikut:
1. Virtual Machine / VM via VirtualBox (Sangat Direkomendasikan untuk Pemula) VM adalah program yang mengemulasikan komputer utuh di dalam OS Anda saat ini (menjalankan Linux layaknya sebuah aplikasi di dalam Windows). Ini sangat mudah diinstal dan 100% bebas risiko. Jika Anda melakukan kesalahan fatal, Anda tinggal menghapus VM tersebut dan membuat yang baru. Ini adalah jalur paling aman bagi pemula.
2. Dual-Boot Dual-booting berarti menginstal dua OS secara berdampingan. Saat menyalakan laptop, Anda memilih apakah ingin masuk ke Windows atau Linux. Keunggulannya: Linux akan berjalan dengan kecepatan maksimal karena menggunakan seluruh hardware Anda secara langsung. Risikonya: Anda harus mengubah partisi hard drive Anda. Anda akan baik-baik saja selama mengikuti instruksi kami dengan sangat teliti. Jangan pernah mencampuradukkan instruksi kami dengan artikel acak di internet saat melakukan partisi.
3. ChromeOS / ChromeOS Flex Bagi pengguna Chromebook atau mereka yang menginstal ChromeOS Flex di perangkat lama, banyak Chromebook yang sudah memiliki dukungan Linux bawaan yang sangat mumpuni untuk development.
4. WSL2 (Hanya untuk Tingkat Lanjut/Advanced) Windows Subsystem for Linux 2 (WSL2) memungkinkan Anda menjalankan Linux di dalam Windows secara langsung tanpa antarmuka VM yang terpisah. Meski canggih, ini sering membuat pemula kebingungan karena batas antara file Windows dan file Linux menjadi bias, menyebabkan eksekusi command line di direktori yang salah. Kami tidak merekomendasikan ini jika Anda belum paham fundamental sistem operasi. (Catatan: Kami tidak mendukung WSL1, hanya WSL2).
BROWSER YANG DIDUKUNG (GOOGLE CHROME) Kami hanya mendukung Google Chrome untuk seluruh kurikulum Rolepath. Pelajaran kita akan merujuk pada alat pengembang (Developer Tools) tangguh yang ada di Chrome, yang juga merupakan standar dominan di kalangan pengguna maupun developer di industri global saat ini.
Meski peramban lain (seperti Firefox atau Edge) memiliki fitur serupa, seluruh instruksi, tangkapan layar, dan metode debugging kami berasumsi bahwa Anda menggunakan Chrome. Kami tidak bisa membuang waktu men-troubleshoot masalah yang hanya terjadi akibat perbedaan browser. Di Rolepath, kita mengikuti standar. Tutup peramban lama Anda, instal Chrome, dan mari mulai bekerja.